Contoh Teks Prosedur Membuat Makanan - Cara Membuat Tumis Kangkung Sederhana Kualitas Resto


contoh teks prosedur membuat makanan - cara membuat tumis kangkung sederhana kualitas resto
via pinterest.com
Contoh teks prosedur membuat makanan kali ini membahas tentang bagaimana membuat tumis kangkung secara sederhana tapi rasanya maknyus.

Tujuan

Membuat tumis kangkung bukanlah hal yang rumit namun juga bukan hal yang bisa diremehkan begitu saja.
Jika kangkung dimasak dengan cara yang kurang tepat, maka kita tidak akan mendapatkan tekstur, warna, dan rasa yang enak.
Bila kita memesan tumis kangkung di restoran atau rumah makan yang tampak elit dengan harga mahal, sebetulnya cara memasaknya tidaklah rumit dan tidak membutuhkan bahan yang mahal. Bisa jadi yang membuatnya mahal adalah isian tambahan seperti udang atau cumi-cumi.
Rahasia mendasar dari menumis kangkung terletak pada cara kita memilah kangkung yang akan di masak.
Untuk tumis kangkung kelas premium, maka kangkung yang digunakan hanyalah bagian ujungnya saja yang berisi 2-3 lembar daun beserta tangkainya. Bila bagian bawahnya tampak ada daun yang masih mulus dan muda, bisa diambil sekalian.
Jangan gunakan batang kangkung yang terlalu besar kecuali pada pucuk kangkung.
Sementara itu, cara memasaknya sangat mudah. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

Bahan

  1. Kangkung 2 ikat
  2. Bawang putih 3 siung
  3. Cabe Rawit sesuai selera
  4. Cabe merah 2 buah
  5. Daun jeruk 1-2 lembar
  6. Merica (opsional)
  7. Garam sesuai selera
  8. Penyedap instant (boleh rasa kaldu ayam atau sapi) secukupnya
  9. Minyak goreng secukupnya
  10. Air secukupnya
  11. Isian tambahan seperti udang/cumi/ayam (ini hanya opsional saja)

Langkah-Langkah

  1. Siapkan kangkung sebagaimana telah di singgung di bagian awal, yakni kangkung bagian pucuk beserta tangkainya (berisi 2-3 lembar daun) daun daun di bawahnya yang tampak segar atau tidak terlalu tua atau bahkan telah muncul bercak kuning pada daunnya. Hal ini akan berpengaruh pada tekstur dan warna masakan. Jika jenis daun kangkung yang dipilih kurang lebih sama kualitasnya, hal ini akan mempermudah cara memasak dan menentukan kematangan masakan.
  2. Iris bawang putih dengan irisan yang tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis.
  3. Iris cabe merah sesuai selera.
  4. Iris tipis cabe rawit.
  5. Iris daun jeruk dengan irisan yang sangat tipis. Hilangkan tulang daunnya terlebih dahulu. Jika daun jeruk berukuran besar, cukup gunakan selembar saja. Jika daun jeruk terlalu banyak, maka aroma kangkung akan kalah.
  6. Siapkan wajan dan minyak goreng secukupnya, panaskan dengan api kecil.
  7. Tumis irisan bawang putih terlebih dahulu hingga tercium aromanya.
  8. Setelah aroma tumisan bawang putih mulai tercium, segera masukkan irisan cabe dan daun jeruk, aduk-aduk sebentar, lalu masukkan daun kangkung. Tambahkan air secukupnya (bila ingin berkuah gunakan air satu gelas belimbing, bila tidak ingin terlalu berkuah, gunakan setengahnya saja).
  9. Setelah air ditambahkan, aduk kangkung dan bumbu yang telah ditumis hingga tercampur merata. Besarkan api sedikit saja, terus aduk hingga kangkung mulai layu dan air mulai mendidih.
  10. Segera tambahkan garam setelah kangkung terlihat layu lalu susul dengan menambahkan penyedap rasa. Ini bagian yang paling sulit karena pemberian garam dan penyedap sebaiknya ditaburkan sedikit demi sedikit, aduk-aduk lalu cicipi kuahnya untuk menentukan rasa yang pas. Di petunjuk ini tidak diberitahukan berapa jumlah garam dan penyedap yang dipergunakan karena di sinilah seninya, yakni kita sendiri yang menentukannya sesuai selera.
  11. Setelah semua tercampur dan daun kangkung sudah layu, segera angkat sebelum warna kangkung berubah menjadi tua atau mulai kehilangan warna hijaunya. Tapi hal ini juga harus dilihat apakah kangkung tersebut telah matang atau belum. Ada baiknya kangkung tersebut dicicipi terlebih dahulu untuk tahu tingkat kelembekannya. Jika masih terlalu keras, maka kangkung tersebut belum matang, namun jika terlalu lunak, maka kangkung tersebut terlalu lama di masak. Jika kangkung terlalu lama di masak, meski masih hijau ketika di atas wajan, namun ketika disajikan nantinya kangkung tersebut akan berubah warna menjadi tak lagi hijau segar.
  12. Jika digunakan bahan tambahan seperti udang atau cumi-cumi, maka udang atau cumi-cumi bisa direbus dahulu di tempat yang berbeda. Setelah matang, baru bisa dimasak bebarengan dengan waktu kangkung mulai dimasukkan dalam bumbu tumisan.
  13. Tumis kangkung ini sebaiknya disajikan ketika masih hangat sebagai pendamping hidangan lain seperti ikan goreng, tahu goreng, telur atau tempe goreng.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url